Polygon
Sepeda asli merek Indonesia Polygon ternyata telah sampai atau dijual
hingga penjuru dunia. Dibuat dan dirakit di Sidoarjo, Jawa Timur.
Sepeda
buatan PT Insera Sena ini sudah diproduksi lebih dari 20 tahun dan
diekspor setidaknya ke 30 negara di dunia. Sepeda lokal ini asli buatan
Sidoarjo, Desa Wadungasih, Bunduran Jawa Timur yang sudah tersebar di
beberapa benua. Untuk Benua Asia, sepeda tersebut telah diekspor ke
Jepang, Korea, Singapura dan Malaysia. Untuk Eropa, sepeda Polygon telah
dipakai penduduk Inggris, Jerman, Perancis, Spanyol, Australia, Swiss,
Yunani, Denmark, Swedia, Finlandia, Norwegia, Rusia sampai Polandia.
Selanjutnya di Benua Amerika antara lain AS, Kanada, Costa Rica dan
Argentina. Sedangkan di Afrika, sepeda Polygon dikirim ke Mauritius dan
Afrika Selatan. Sepeda kelahiran Sidoarjo juga dipasarkan di Australia,
Selandia Baru dan Kepulauan Fiji.
Produksi sepeda pertahun mampu mencapai 550.000 sepeda oleh PT Insera
Sena. Diekspor sebanyak 70% dan sisanya untuk pasa lokal. Sepeda yang
diproduksipun mempunyai bermacam-macam model seperti Mountain Bike,
Racing Bike, City Bike, BMX, Junior & Kids Bike dan special bike
telah lahir dari tangan 580 karyawan di Sidoarjo. Komponen yang dipakai
untuk merakit sepeda tersebut 50-60% adalah bahan lokal, khususnya untuk
bagian rangka. Harga jualnya juga mencakup berbagai range,
mulai dari Rp 1 juta-60 juta. Ekspansi dengan menambah satu pabrik lagi
untuk bisa memproduksi paling tidak 1400 unit sepeda perhari atau lebih
sudah direncanakan.
Saat ini, terdapat 150 varian Polygon yang dijual mulai harga Rp 2 juta
hingga Rp 80 juta per unit. Setiap tahun, terjadi inovasi pada produk
sepada Polygon sehingga bisa mengikuti gaya hidup masyarakat. Dispoly
Indonesia selaku pemilik merek Polygon, per tahunnya mampu memproduksi
300.000 unit sepeda Polygon berbagai tipe dan varian. Selain Polygon,
Dispoly Indonesia juga memproduksi sekitar 20 merek sepeda asing.
http://dreamindonesia.wordpress.com/2010/03/24/produk-asli-indonesia-ini-pasti-anda-sangka-made-in-luar-negeri/
http://finance.detik.com/read/2013/05/20/173226/2251015/1036/dibuat-di-sidoarjo-sepeda-polygon-dijual-di-17-negara
Jumat, 27 Desember 2013
Penyadapan Pejabat Indonesia oleh Intelejen Australia
Terungkapnya aktivitas penyadapan telepon Presiden SBY dan pejabat
Indonesia lainnya oleh badan intelijen Australia DSD (kini berubah
menjadi Australian Signal Directorate) memicu reaksi luas di
kalangan politikus Australia sendiri. Seorang mantan diplomat Australia
bahkan memperkirakan Jakarta akan menarik duta besarnya dari Canberra
dan mengusir dubes Australia dari Jakarta.
Persoalan-persoalan yang berkembang
Persoalan yang banyak dipertanyakan, kemampuan teknologi kedua belah pihak (RI dan Australia). Bagaimana penyadapan dapat terjadi dan mengapa alat komunikasi yang digunakan oleh berbagai pejabat
tinggi negara RI ternyata rawan dan tidak mempunyai alat penangkal.
Kapan sebenarnya penyadapan tersebut terjadi dan informasi apa yang disadap oleh Australia. Ada disebut penyadapan terjadi antara tahun 2007-2009, tetapi ada perkiraan penyadapan dilakukan sepanjang waktu termasuk keinginantahuanAustralia terhadap rencana RI membeli kapal selam dari Rusia dan mungkin Squadron Sukhoi dewasa ini.
Ada perkiraan Australia juga menyadap informasi-informasi mengenai persoalan dalam negeri RI, misalnya korupsi. Seolah-olah ada unsur LSM Indonesia yang yang mendapatkan bocoran isi penyadaban yang terjadi, karena menyangkut berita tentang korupsi telah diteruskan ke KPK.
Banyak kalangan menganalisis bahwa pembocoran aksi penyadapan ini tidak dilakukan awalnya oleh pihak Australia, tetapi oleh Edward Snowden, seorang mantan rekanan Dewan Keamanan AS, yang kemudian mencari suaka di Rusia. Oleh karena itu, diperkirakan Edward Snowden adalah mantan agen KGB yang pada masa Perang Dingin berhasil melakukan infiltrasi ke dalam tubuh Dewan Keamanan AS dan kemudian melarikan diri ke Hongkong lalu Moskow.
Juga merupakan tanda tanya mengapa AS tidak pernah mengklarifikasi siapa Edwrad Snowden; salah satu kemungkinan adalah AS (cq Presiden Obama) tidak mau malu, karena Dewan Keamanan AS pernah kebobolan disusupi Edward Snowden, seorang agen KGB tingkat tinggi.
Oleh karena itu, ada perkiraan bahwa pembocoran penyadapan Australia terhadap pesawat telepon beberapa pejabat senior RI antara lain pesawat telepon Presiden SBY dan Ibu Anie Yudhoyono adalah upaya Edward Snowden membawa kepentingan Rusia, untuk mengadu domba Indonesia dengan Blok Barat (AS, Inggris, Kanada, Australia dan New Zealand). Karena seperti diperkirakan, Edward Snowden adalah mantan agen KGB yang berhasil menyusup ke dalam Dewan Keamanan AS.
Dari semua ini, dapat memunculkan permasalahan, yaitu timbulnya desakan masyarakat agar surat Tony Abbott secara penuh diumumkan oleh Presiden SBY kepada masyarakat, seperti yang sudah diminta oleh anggota DPR-RI dari Komisi I , TB Hasanuddin. Arah desakan bukan lagi kepada keinginantahuan latar belakang kekurang ajaran Australia menyadap pesawat telepon berbagai pejabat RI termasuk Presiden SBY dan Ibu Anie Yudhoyono, tetapi informasi apa yang sebenarnya disadap oleh Australia tentang Presiden SBY, Ibu Anie Yudhoyono, dan para petinggi RI tersebut.
Rangkaian peristiwa itu mempengaruhi kerjasama soal para pencari suaka, perdagangan, militer dan isu-isu lain. Beberapa dokumen menunjukkan bahwa Australia telah memata-matai Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, ibu negara Ani Yudhoyono dan beberapa menteri senior. Skandal itu memicu Jakarta untuk membekukan kerjasama militer dan kerjasama-kerjasama lain, termasuk upaya memerangi kelompok yang memanfaatkan para pencari suaka untuk memasuki perairan Australia Utara.
Dalam surat yang ditujukan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Perdana Menteri Australia Tony Abbott dilaporkan menjanjikan untuk memulihkan hubungan yang rusak ini.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggarisbawahi 3 hal yang akan dilakukan Indonesia terkait penyadapan yang dilakukan Australia. Berikut 3 hal tersebut.
Pertama, Indonesia menunggu penjelasan resmi Australia pada Indonesia, bukan pada komunitas di Australia.
Kedua, berangkat dari kasus penyadapan itu pada Presiden Republik Indonesia dan pejabat Indonesia, 2 hari lalu ada sejumlah agenda kerjasama yang dilakukan Indonesia dengan Australia, diminta untuk dihentikan.
Ketiga, Indonesia berpendapat dan meminta keberlanjutan kerjasama di masa depan, maka Indonesia memerlukan semacam protokol atau Code of Conduct, sekaligus Guiding Principal (panduan utama) menyangkut kerjasama di berbagai bidang.
http://www.radioaustralia.net.au/indonesian/2013-11-18/penyadapan-telepon-sby-permalukan-indonesia/1221452
http://news.detik.com/read/2013/11/20/140714/2418365/10/buntut-penyadapan-australia-ini-3-hal-yang-akan-dilakukan-indonesia
http://news.liputan6.com/read/760889/penyadapan-tinjauan-intelijen-strategis
Persoalan-persoalan yang berkembang
Persoalan yang banyak dipertanyakan, kemampuan teknologi kedua belah pihak (RI dan Australia). Bagaimana penyadapan dapat terjadi dan mengapa alat komunikasi yang digunakan oleh berbagai pejabat
tinggi negara RI ternyata rawan dan tidak mempunyai alat penangkal.
Kapan sebenarnya penyadapan tersebut terjadi dan informasi apa yang disadap oleh Australia. Ada disebut penyadapan terjadi antara tahun 2007-2009, tetapi ada perkiraan penyadapan dilakukan sepanjang waktu termasuk keinginantahuanAustralia terhadap rencana RI membeli kapal selam dari Rusia dan mungkin Squadron Sukhoi dewasa ini.
Ada perkiraan Australia juga menyadap informasi-informasi mengenai persoalan dalam negeri RI, misalnya korupsi. Seolah-olah ada unsur LSM Indonesia yang yang mendapatkan bocoran isi penyadaban yang terjadi, karena menyangkut berita tentang korupsi telah diteruskan ke KPK.
Banyak kalangan menganalisis bahwa pembocoran aksi penyadapan ini tidak dilakukan awalnya oleh pihak Australia, tetapi oleh Edward Snowden, seorang mantan rekanan Dewan Keamanan AS, yang kemudian mencari suaka di Rusia. Oleh karena itu, diperkirakan Edward Snowden adalah mantan agen KGB yang pada masa Perang Dingin berhasil melakukan infiltrasi ke dalam tubuh Dewan Keamanan AS dan kemudian melarikan diri ke Hongkong lalu Moskow.
Juga merupakan tanda tanya mengapa AS tidak pernah mengklarifikasi siapa Edwrad Snowden; salah satu kemungkinan adalah AS (cq Presiden Obama) tidak mau malu, karena Dewan Keamanan AS pernah kebobolan disusupi Edward Snowden, seorang agen KGB tingkat tinggi.
Oleh karena itu, ada perkiraan bahwa pembocoran penyadapan Australia terhadap pesawat telepon beberapa pejabat senior RI antara lain pesawat telepon Presiden SBY dan Ibu Anie Yudhoyono adalah upaya Edward Snowden membawa kepentingan Rusia, untuk mengadu domba Indonesia dengan Blok Barat (AS, Inggris, Kanada, Australia dan New Zealand). Karena seperti diperkirakan, Edward Snowden adalah mantan agen KGB yang berhasil menyusup ke dalam Dewan Keamanan AS.
Dari semua ini, dapat memunculkan permasalahan, yaitu timbulnya desakan masyarakat agar surat Tony Abbott secara penuh diumumkan oleh Presiden SBY kepada masyarakat, seperti yang sudah diminta oleh anggota DPR-RI dari Komisi I , TB Hasanuddin. Arah desakan bukan lagi kepada keinginantahuan latar belakang kekurang ajaran Australia menyadap pesawat telepon berbagai pejabat RI termasuk Presiden SBY dan Ibu Anie Yudhoyono, tetapi informasi apa yang sebenarnya disadap oleh Australia tentang Presiden SBY, Ibu Anie Yudhoyono, dan para petinggi RI tersebut.
Rangkaian peristiwa itu mempengaruhi kerjasama soal para pencari suaka, perdagangan, militer dan isu-isu lain. Beberapa dokumen menunjukkan bahwa Australia telah memata-matai Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, ibu negara Ani Yudhoyono dan beberapa menteri senior. Skandal itu memicu Jakarta untuk membekukan kerjasama militer dan kerjasama-kerjasama lain, termasuk upaya memerangi kelompok yang memanfaatkan para pencari suaka untuk memasuki perairan Australia Utara.
Dalam surat yang ditujukan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Perdana Menteri Australia Tony Abbott dilaporkan menjanjikan untuk memulihkan hubungan yang rusak ini.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggarisbawahi 3 hal yang akan dilakukan Indonesia terkait penyadapan yang dilakukan Australia. Berikut 3 hal tersebut.
Pertama, Indonesia menunggu penjelasan resmi Australia pada Indonesia, bukan pada komunitas di Australia.
Kedua, berangkat dari kasus penyadapan itu pada Presiden Republik Indonesia dan pejabat Indonesia, 2 hari lalu ada sejumlah agenda kerjasama yang dilakukan Indonesia dengan Australia, diminta untuk dihentikan.
Ketiga, Indonesia berpendapat dan meminta keberlanjutan kerjasama di masa depan, maka Indonesia memerlukan semacam protokol atau Code of Conduct, sekaligus Guiding Principal (panduan utama) menyangkut kerjasama di berbagai bidang.
http://www.radioaustralia.net.au/indonesian/2013-11-18/penyadapan-telepon-sby-permalukan-indonesia/1221452
http://news.detik.com/read/2013/11/20/140714/2418365/10/buntut-penyadapan-australia-ini-3-hal-yang-akan-dilakukan-indonesia
http://news.liputan6.com/read/760889/penyadapan-tinjauan-intelijen-strategis
Kamis, 26 Desember 2013
Badai Filipina
Badai super Haiyan
menghantam wilayah Filipina. Dahsyatnya terjangan dan efek badai Haiyan ini
hampir disamakan dengan efek tsunami 2004. Badai Haiyan menghantam wilayah
Leyte dengan kecepatan angin sekitar 315 kilometer per jam. Badai itu
menyebabkan gelombang hingga tiga meter. Pemerintah Filipina juga mengaku
kewalahan untuk mengirimkan logistik bantuan dan dan masih banyak masyarakat
yang belum bisa dikontak. Pihak Kepolisian Filipina
memperkirakan 10.000 orang tewas akibat terjangan badai Haiyan.
Tak hanya merusak
sejumlah wilayah di Filipina, hantaman Badai Haiyan juga mengguncang
perekonomian negara tersebut. Hebatnya, Filipina tak punya niat berutang untuk
mendanai rekonstruksi sejumlah wilayah yang hancur disapu badai. Seperti dikutip
dari Bloomberg, Rabu (13/11/2013), Badai Haiyan yang terjadi Sabtu
pekan lalu menghantam 41 provinsi dan meratakan lebih dari 150 ribu rumah di
Filipina. Tak hanya pemukiman warga, akses jalan dan infrastruktur lainnya juga
rusak parah akibat hantaman badai tersebut.
Sejauh ini,
sekitar 6,9 juta penduduk telah merasakan dampak bencana yang telah menewaskan
ribuan orang tersebut. Akibatnya, Direktur Penelitian dan Pengembangan di
Kinetic Analysis Corp., Charles Watson menaksir kerugian yang diderita Filipina
mencapai US$ 12 miliar hingga US$ 15 miliar atau sekitar Rp 139 triliun-Rp 174
triliun (kurs: Rp 11.608 per dolar AS) Atas kerugian
tersebut, Presiden Filipina Benigno Aquino III mengatakan, pemerintah memiliki
dana sekitar 18,7 miliar peso atau setara Rp 5 triliun untuk mendanai biaya
rekonstruksi sejumlah wilayah di negaranya.
Sementara itu,
Bendahara Filipina Rosalia de Leon mengungkapkan, negaranya tak berniat menjual
surat utang (obligasi) untuk mendanai proses pembangunan kembali sejumlah
wilayah yang hancur karena badai. Dalam pesan singkatnya, dia dengan mantap
menyatakan negara memiliki cukup modal untuk membangun kembali Filipina. Dari prediksi
total kerugian tersebut, Filipina hanya bisa menerima biaya asuransi sekitar
10%-15%. Sementara saat badai Sandy menerpa Amerika Serikat (AS), negara
adidaya itu menerima dana asuransi sebesar 50% dari total kerugiannya.
Audit Forensik
Audit
forensik adalah proses yang "berdasarkan masalah" bukannya
"berdasarkan aturan" . Ditetapkan oleh Bologna dan Lindquist sebagai
penggunaan keterampilan akuntansi dan pengetahuan lain yang relevan dengan
isu-isu yang belum terselesaikan dalam konteks aturan bukti, tidak seperti
audit keuangan biasa, tidak ada yang berlaku umum "bagaimana " aturan
yang akan digunakan dalam prosesnya.
Hal ini terutama karena fakta bahwa
kasus penipuan bisa sangat berbeda di seluruh dunia. Ini juga menjelaskan fakta
bahwa proses audit itu sendiri sering disebut dengan nama yang berbeda, seperti
"audit penipuan", "penipuan pemeriksaan", "forensik
keuangan", dan sebagainya.
"Permasalahan dasar" dari
proses audit forensik itu adalah kekuatan serta tantangannya sendiri. Di satu
sisi, tidak seperti audit konvensional, audit forensik ini sangat adaptif dan
fleksibel dalam hal metode dan teknik tergantung pada isu-isu yang perlu
dipecahkan.
Di sisi lain, tantangan dari proses
terletak dalam fakta bahwa ia sulit untuk dapat mengukur kualitas karya yang
dilakukan oleh auditor.
Hal ini dapat dibuktikan, misalnya,
perdebatan mengenai apakah auditor BPK telah melakukan pekerjaan mereka dengan
baik. Perbedaan harapan mengenai hasil audit forensik mungkin menjadi penyebab
untuk masalah ini.
Dalam prakteknya, hasil yang mungkin
dari audit keuangan biasa cukup banyak diprediksi (misalnya wajar tanpa
pengecualian, berkualitas, disclaimer atau opini yang merugikan), hasil dari
audit forensik jauh lebih sulit diprediksi. Misalnya, auditor forensik mungkin
menemukan kecurangan yang terjadi dalam sebuah organisasi.
Namun, akan ada lebih dari beberapa
kesempatan di mana mereka akan menemukan bahwa semua dugaan penipuan adalah
salah dan bahwa perilaku buruk tidak terjadi apapun. Tidak adanya standar
"Bagaimana" tidak berarti audit forensik dilakukan sepenuhnya tanpa
rencana. Untuk hal ini, auditor forensik biasanya akan beralih ke "praktek
terbaik" dalam perencanaan audit mereka.
Berdasarkan praktek umum di seluruh
dunia, misalnya, seluruh proses dimulai dengan pembentukan suatu predikasi
cukup berdasarkan awal "bendera merah" bahwa penipuan mungkin
terjadi. Selanjutnya, pengumpulan bukti awal dilakukan dilanjutkan dengan
perumusan "hipotesis" yang pada dasarnya serangkaian pertanyaan yang
telah ditentukan bertujuan untuk dijawab oleh audit seperti: "Apakah
benar-benar penipuan terjadi?", "Jika kecurangan tidak terjadi , lalu
siapa pelaku dan bagaimana ia melakukannya ", dan"? Berapa banyak
penipuan biaya organisasi? ". Tanpa jelas "hipotesis", seluruh
program investigasi akan kehilangan fokus dan sumber daya akan sia-sia tanpa
membawa hasil yang diinginkan.
Pada prinsipnya,
"hipotesis" kemudian diuji dengan mengumpulkan data lebih lanjut dan
informasi melalui cara-cara analisis dokumen tersebut, wawancara investigasi
dan observasi langsung.
Sebuah kunci sukses dalam tahap ini
adalah menjaga (pelanggar dugaan misalnya) pengaturan subjek sehingga masalah
yang melibatkan pelaku yang diduga melarikan diri, menghilang atau memanipulasi
bukti akan kurang mungkin terjadi.
Untuk mempertahankan pengaturan alam
subjek itu, penting untuk sebuah audit forensik membuat waktu seefisien
mungkin, misalnya, mengurangi kesempatan pelaku untuk membuang atau mengubah
bukti. Mengenai penggunaan "praktek terbaik" sebagai acuan dalam
perencanaan dan pelaksanaan audit forensik yang sukses, perlu dicatat bahwa
auditor harus mempertimbangkan relevansinya.
Dalam kasus audit forensik di
Indonesia, seperti di negara lain, penting bagi para ahli audit forensik untuk
duduk bersama dan merumuskan "praktek terbaik" yang paling tepat
untuk digunakan sebagai pedoman dalam negeri. Hal ini penting karena meskipun
auditor bahasa Indonesia selalu dapat merujuk kepada "praktek terbaik"
di negara lain dalam melakukan audit forensik, "permasalahan dasar"
dari proses tersebut juga berarti bahwa pedoman tersebut dirumuskan berdasarkan
masalah yang paling umum melibatkan penipuan dalam setiap negara.
Di Australia, misalnya, memperoleh
salinan keputusan pengadilan terakhir atau dokumen publik lainnya bisa semudah
men-download dari Internet. Dengan kata lain, efektivitas penyelidikan penipuan
melalui analisis dokumen sangat tergantung pada kualitas manajemen data dalam
negeri.
Sehubungan dengan keterbatasan ini,
auditor forensik Indonesia perlu lihai dalam memperoleh informasi yang
diperlukan dari sumber lain, seperti wawancara investigasi dan observasi
langsung. Terlepas dari kendala yang mungkin dihadapi oleh auditor forensik
dalam melakukan pekerjaan mereka, faktanya adalah bahwa keterampilan audit
forensik yang memiliki permintaan tinggi di Indonesia. Kasus penipuan telah
menghantui negeri ini selama puluhan tahun tetapi perlu segera diatasi dan
audit forensik merupakan sarana penting untuk melakukannya.
Praktik Ilmu
Audit Forensik
* Penilaian risiko fraud
Penilaian
risiko terjadinya fraud atau kecurangan adalah penggunaan ilmu audit forensic
yang paling luas. Dalam praktiknya, hal ini juga digunakan dalam
perusahaan-perusahaan swasta untuk menyusun sistem pengendalian intern yang
memadai. Dengan dinilainya risiko terjadinya fraud, maka perusahaan untuk
selanjutnya bisa menyusun sistem yang bisa menutup celah-celah yang
memungkinkan terjadinya fraud tersebut.
* Deteksi dan investigasi fraud
Dalam hal
ini, audit forensik digunakan untuk mendeteksi dan membuktikan adanya fraud dan
mendeteksi pelakunya. Dengan demikian, pelaku bisa ditindak secara hukum yang
berlaku. Jenis-jenis fraud yang biasanya ditangani adalah korupsi, pencucian
uang, penghindaran pajak, illegal logging, dan sebagainya.
* Deteksi kerugian keuangan
Audit
forensik juga bisa digunakan untuk mendeteksi dan menghitung kerugian keuangan
negara yang disebabkan tindakan fraud.
* Kesaksian ahli (Litigation Support)
Seorang
auditor forensik bisa menjadi saksi ahli di pengadilan. Auditor Forensik yang berperan
sebagai saksi ahli bertugas memaparkan temuan-temuannya terkait kasus yang
dihadapi. Tentunya hal ini dilakukan setelah auditor menganalisa kasus dan data-data pendukung untuk bisa memberikan
penjelasan di muka pengadilan.
* Uji Tuntas (Due diligence)
Uji tuntas
atau Due diligence adalah istilah yang digunakan untuk penyelidikan guna
penilaian kinerja perusahaan atau seseorang , ataupun kinerja dari suatu
kegiatan guna memenuhi standar baku yang ditetapkan. Uji tuntas ini biasanya
digunakan untuk menilai kepatuhan terhadap hukum atau peraturan.
Praktik
Audit Forensik
Dalam
praktik di Indonesia, audit forensik hanya dilakukan oleh auditor BPK, BPKP,
dan KPK (yang merupakan lembaga pemerintah) yang memiliki sertifikat CFE
(Certified Fraud Examiners). Sebab, hingga saat ini belum ada sertifikat legal
untuk audit forensik dalam lingkungan publik. Oleh karena itu, ilmu audit
forensik dalam penerapannya di Indonesia hanya digunakan untuk deteksi dan
investigasi fraud, deteksi kerugian keuangan, serta untuk menjadi saksi ahli di
pengadilan. Sementara itu, penggunaan ilmu audit forensik dalam mendeteksi
risiko fraud dan uji tuntas dalam perusahaan swasta, belum dipraktikan di
Indonesia.
Penggunaan
audit forensik oleh BPK maupun KPK ini ternyata terbukti memberi hasil yang
luar biasa positif. Terbukti banyaknya kasus korupsi yang terungkap oleh BPK
maupun KPK. Tentunya kita masih ingat kasus BLBI yang diungkap BPK. BPK mampu
mengungkap penyimpangan BLBI sebesar Rp84,8 Trilyun atau 59% dari total BLBI
sebesar Rp144,5 Trilyun. Temuan tersebut berimbas pada diadilinya beberapa
mantan petinggi bank swasta nasional. Selain itu juga ada audit investigatif
dan forensik terhadap Bail out Bank Century yang dilakukan BPK meskipun
memberikan hasil yang kurang maksimal karena faktor politis yang sedemikian
kental dalam kasus tersebut.
Senin, 18 November 2013
Penerapan Jam Malam di DKI Jakarta
Pemerintah daerah DKI Jakarta akan melakukan uji coba jam wajib belajar malam untuk anak usia sekolah di 10 RT mulai Oktober.
Kepala Dinas Pendidikan Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, Kamis (26/9) mengatakan, pemerintah Jakarta pada pertengahan Oktober mendatang akan melakukan uji coba wajib belajar malam untuk usia sekolah di 10 rukun tetangga (RT) di Jakarta.
Menurut Taufik, jam belajar malam ini akan berlaku untuk anak usia tujuh hingga 18 tahun. Pada pukul 19.00 hingga 21.00, anak-anak tersebut diwajibkan belajar dan tidak keluyuran serta melakukan tindakan yang tidak bermanfaat, ujarnya.
Dalam menjalankan program ini, lanjut Taufik, pengawasan dilakukan secara bersama, baik itu oleh orangtua maupun oleh masyarakat di lingkungan setempat. Dia menyatakan ada sanksi yang akan diberikan kepada anak yang melanggar tetapi sanksi yang akan diberikan bersifat edukasi dan bukan fisik.
Taufik menyatakan apabila uji coba wajib belajar ini berhasil maka program kebijakan tersebut akan mulai dilakukan secara menyeluruh di Jakarta. Taufik berharap semua masyarakat lebih paham dan sadar bahwa pendidikan itu penting dan menjadi urusan bersama.
“Orang sekitar situ wajib menegur kalau ada anak-anak jam segitu masih nongkong-nongkrong terus kemudian dia main gitar bukan dalam rangka pendidikan. Kemudian untuk membubarkan itu kan sudah sanksi lalu tanya dia anak siapa, orangtuanya siapa, diberitahu ke ketua RT dan diberitahu bahwa anaknya jam sekian masih disini. Jadi prinsip sanksinya edukasi,” ujarnya.
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia Maria Ulfa menilai positif langkah pemerintah DKI Jakarta tersebut dan ia meminta agar aturan tersebut jelas sehingga masyarakat memahaminya.
“Lalu bagaimana setelah jam sembilan malam misalnya, apakah artinya setelah jam sembilan malam mereka boleh keluyuran gitu atau boleh keluar, itu juga harus jelas pengaturannya. Tetapi semangatnya saya kira cukup baik untuk mencegah terjadinya anak-anak melakukan aktivitas yang tidak berguna di malam hari,” ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan pengamat pendidikan dari Sekolah Taman Siswa, Darmaningtyas. Aturan jam belajar seperti ini, kata Darmaningtyas, sangat penting. Menurutnya selain menerapkan kebijakan tersebut, pemerintah DKI juga harus membuat sanggar-sanggar belajar di kampung-kampung.
“Supaya anak-anak yang tidak punya fasilitas belajar itu pada saat jam malam atau belajar, mereka bisa belajar di perpustakaan kampung, sanggar belajar kampung. Kan tidak semua orang punya fasilitas belajar maka dibangunkan sanggar-sanggar belajar di kampung-kampung,” ujarnya.
Kebijakan ini mendapatkan tanggapan beragam dari pelajar yang ditemui VOA.
“Nggak setuju sih. Nanti kalau misalnya mau buat acara pensi (pentas seni) , acara pensi biasanya kan sampai malam jadi susah. Jadinya kita sebagai murid buat acara yang apresiasi seni gitu jadi ga bisa deh kalau ada peraturan kayak gini,” ujar seorang siswa bernama Nadia.
Siswa lain bernama Quraish mengatakan setuju, “karena memang pelajar tugasnya belajar. Lagian saya kalau malam memang tidak boleh keluar sama ibu saya.”
Rencana penerapan jam belajar malam itu mengemuka setelah terjadinya kecelakaan yang melibatkan anak di bawah umur di tol Jagorawi pada tengah malam yang menewaskan tujuh orang, beberapa waktu yang lalu.
http://www.voaindonesia.com/content/pemda-dki-akan-terapkan-jam-wajib-belajar-malam-untuk-pelajar/1758166.html
Kepala Dinas Pendidikan Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, Kamis (26/9) mengatakan, pemerintah Jakarta pada pertengahan Oktober mendatang akan melakukan uji coba wajib belajar malam untuk usia sekolah di 10 rukun tetangga (RT) di Jakarta.
Menurut Taufik, jam belajar malam ini akan berlaku untuk anak usia tujuh hingga 18 tahun. Pada pukul 19.00 hingga 21.00, anak-anak tersebut diwajibkan belajar dan tidak keluyuran serta melakukan tindakan yang tidak bermanfaat, ujarnya.
Dalam menjalankan program ini, lanjut Taufik, pengawasan dilakukan secara bersama, baik itu oleh orangtua maupun oleh masyarakat di lingkungan setempat. Dia menyatakan ada sanksi yang akan diberikan kepada anak yang melanggar tetapi sanksi yang akan diberikan bersifat edukasi dan bukan fisik.
Taufik menyatakan apabila uji coba wajib belajar ini berhasil maka program kebijakan tersebut akan mulai dilakukan secara menyeluruh di Jakarta. Taufik berharap semua masyarakat lebih paham dan sadar bahwa pendidikan itu penting dan menjadi urusan bersama.
“Orang sekitar situ wajib menegur kalau ada anak-anak jam segitu masih nongkong-nongkrong terus kemudian dia main gitar bukan dalam rangka pendidikan. Kemudian untuk membubarkan itu kan sudah sanksi lalu tanya dia anak siapa, orangtuanya siapa, diberitahu ke ketua RT dan diberitahu bahwa anaknya jam sekian masih disini. Jadi prinsip sanksinya edukasi,” ujarnya.
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia Maria Ulfa menilai positif langkah pemerintah DKI Jakarta tersebut dan ia meminta agar aturan tersebut jelas sehingga masyarakat memahaminya.
“Lalu bagaimana setelah jam sembilan malam misalnya, apakah artinya setelah jam sembilan malam mereka boleh keluyuran gitu atau boleh keluar, itu juga harus jelas pengaturannya. Tetapi semangatnya saya kira cukup baik untuk mencegah terjadinya anak-anak melakukan aktivitas yang tidak berguna di malam hari,” ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan pengamat pendidikan dari Sekolah Taman Siswa, Darmaningtyas. Aturan jam belajar seperti ini, kata Darmaningtyas, sangat penting. Menurutnya selain menerapkan kebijakan tersebut, pemerintah DKI juga harus membuat sanggar-sanggar belajar di kampung-kampung.
“Supaya anak-anak yang tidak punya fasilitas belajar itu pada saat jam malam atau belajar, mereka bisa belajar di perpustakaan kampung, sanggar belajar kampung. Kan tidak semua orang punya fasilitas belajar maka dibangunkan sanggar-sanggar belajar di kampung-kampung,” ujarnya.
Kebijakan ini mendapatkan tanggapan beragam dari pelajar yang ditemui VOA.
“Nggak setuju sih. Nanti kalau misalnya mau buat acara pensi (pentas seni) , acara pensi biasanya kan sampai malam jadi susah. Jadinya kita sebagai murid buat acara yang apresiasi seni gitu jadi ga bisa deh kalau ada peraturan kayak gini,” ujar seorang siswa bernama Nadia.
Siswa lain bernama Quraish mengatakan setuju, “karena memang pelajar tugasnya belajar. Lagian saya kalau malam memang tidak boleh keluar sama ibu saya.”
Rencana penerapan jam belajar malam itu mengemuka setelah terjadinya kecelakaan yang melibatkan anak di bawah umur di tol Jagorawi pada tengah malam yang menewaskan tujuh orang, beberapa waktu yang lalu.
http://www.voaindonesia.com/content/pemda-dki-akan-terapkan-jam-wajib-belajar-malam-untuk-pelajar/1758166.html
Senin, 11 November 2013
Moralitas Pelajar Zaman Sekarang
Indonesia merupakan negara yang sangat luas dengan
jumlah penduduk yang sangat banyak. Sebagian besar penduduk di Indonesia adalah
anak-anak muda dan pelajar, bibit penerus bangsa. Seiring perkembangan zaman
moral pelajar di Indonesia pun semakin berubah. Sayangnya perubahan itu bukan
ke arah yang lebih baik melainkan ke arah yang lebih buruk. Banyak pelajar yang
melakukan hal-hal yang tidak pantas dilakukan oleh seorang pelajar. Sikap,
etika, moral yang baik sudah tidak ditunjukkan lagi oleh para pelajar zaman
sekarang. Dahulu pelajar merupakan sesuatu hal yang sangat membanggakan tetapi
sekarang hal ini sudah tidak berarti.
Kelakuan dan sopan santun pelajar zaman sekarang pun
semakin merosot. Banyak dari pelajar di Indonesia yang tidak menghargai orang
yang lebih tua. Mereka tidak takut untuk melawan walaupun mereka ada di posisi
yang salah. Tindakan pelajar ini pun sangat parah mengingat tingginya angka
kriminalitas yang mereka perbuat. Membunuh, mencuri, tawuran antar pelajar,
menyiram air keras adalah berbagai contoh kasus yang sedang marak dilakukan
oleh para pelajar. Selain itu tingkat kejahatan asusila yang mereka lakukan pun
sangat memprihatinkan. Di antaranya kasus foto bugil yang melibatkan pelajar di
tingkat sekolah menengah pertama dan menengah atas, seks bebas di kalangan
mereka dan yang sedang marak akhir-akhir ini kasus video porno siswi SMP di
Jakarta Pusat. Hal seperti ini sungguh sangat memalukan bagi dunia pendidikan.
Para pelajar sekarang sepertinya merasa hebat atas
semua pelanggaran yang mereka perbuat. Mereka merasa hebat agar dapat menonjol
diantara teman-teman sepergaulannya. Oleh karena itu, seseorang harus
pintar-pintar dalam memilih dengan siapa mereka bergaul karena tidak semua
pelajar juga memiliki moral yang rendah. Masih banyak juga pelajar yang
memiliki moral yang baik. Semoga semakin berkembangnya zaman para pelajar pun
semakin pintar dalam memilih hal yang baik untuk dirinya sendiri sehingga
kehidupan masyarakat akan lebih tenang dan damai.
Timnas U-19 : Harapan Masyarakat Indonesia
Masyarakat sepakbola Indonesia sedang diliputi
euforia. Ungkapan rasa bangga tak henti-hentinya mengalir setelah tim nasional
Indonesia U-19 menjadi juara di Piala AFF U-19. Keberhasilan ini menjadi sebuah
titik cerah di tengah terperosoknya prestasi timnas dalam dua dekade terakhir.
Timnas U-19
ini harus diakui memang sangat menjanjikan. Kalangan pengamat maupun masyarakat
awam bersepakat bahwa tim ini bisa bermain, baik secara fisik maupun taktik.
Pelatih Indra Sjafri, yang dikenal gemar blusukan ke pelosok-pelosok untuk
mencari pemain-pemain muda berbakat, layak diberi penghargaan dalam hal ini.
Yang paling kentara adalah, euforia yang seketika terbentuk setelah tim ini menjuarai Piala AFF bulan lalu, mencerminkan betapa masyarakat kita haus pada prestasi. Kemenangan dan menjadi juara sudah lama menjadi mimpi besar bangsa ini di dunia sepakbola, setelah terakhir kali meraihnya 22 tahun silam.
Yang paling kentara adalah, euforia yang seketika terbentuk setelah tim ini menjuarai Piala AFF bulan lalu, mencerminkan betapa masyarakat kita haus pada prestasi. Kemenangan dan menjadi juara sudah lama menjadi mimpi besar bangsa ini di dunia sepakbola, setelah terakhir kali meraihnya 22 tahun silam.
Harus diakui, kecintaan masyarakat Indonesia pada timnasnya sungguh luar
biasa, dan sering kali bikin geleng-geleng kepala. Pada sebagian orang, harapan
untuk melihat timnas jadi juara tak pernah padam, betapapun berkali-kali itu
pula mereka mesti kecewa. Maka timnas U-19 harapan yang timbul di masyarakat.
Kita semua
berharap, kesuksesan di AFF 2013 akan terus menular ke kualifikasi AFC 2014,
dan kemudian menular ke iven-iven lain ke depannya. Semoga.
http://sport.detik.com/aboutthegame/read/2013/10/12/124443/2385225/1490/2/timnas-u-19-sebagai-investasi-sepakbola-indonesia
http://www.riaupos.co/2337-opini-eforia-dan-harapan-timnas-u-19.html#.UoF0Bieo1v4
http://sport.detik.com/aboutthegame/read/2013/10/12/124443/2385225/1490/2/timnas-u-19-sebagai-investasi-sepakbola-indonesia
http://www.riaupos.co/2337-opini-eforia-dan-harapan-timnas-u-19.html#.UoF0Bieo1v4
Langganan:
Postingan (Atom)