Minggu, 29 Desember 2013

Bahaya Radiasi Ponsel/Smartphone

Ponsel sudah menjadi sahabat dalam kehidupan kita sehari-hari. Kemanapun kita pergi, telepon genggam selalu menemani untuk memenuhi kebutuhan kita berkomunikasi.

Ada beberapa penyakit yang mungkin bisa disebabkan oleh radiasi telepon genggam. Apa saja?


1. Kanker Otak
World Health Organization (WHO) mengungkapkan radiasi ponsel dapat menyebabkan kanker otak. Radiasi ponsel dikategorikan sama dengan zat karsinogenik berbahaya seperti timbal, asap knalpot, dan kloroform. Penelitian dilakukan oleh tim yang terdiri dari 31 ilmuwan dari 14 negara, termasuk Amerika Serikat, menemukan cukup bukti untuk mengkategorikan radiasi ponsel sebagai sejenis zat berbahaya bagi manusia. Mereka menemukan bukti peningkatan glioma dan peningkatan resiko kanker otak akustik neuroma bagi pengguna ponsel.

2. Risiko Pada Anak
Laporan dari International EMF (Electromagnetic Field) Collaborative yang ditulis kelompok peneliti internasional pernah mengakui adanya kemungkinan munculnya kanker akibat terstimulasi penggunaan ponsel, terlebih bagi anak-anak. "Kami menyarankan perhatian yang lebih besar bagi anak-anak yang memakai ponsel karena jaringan otak mereka masih dalam tahap perkembangan," ujar Terry Svain dari Occupation and Environmental Cancer Committee.

3. Risiko Terhadap Ibu Hamil
Para peneliti di Yale University mempelajari efek radiasi yang dihasilkan dari perangkat genggam dengan melakukan percobaan kepada tikus yang sedang hamil. Studi ini untuk menentukan mengenai kemungkinan cacat perkembangan bagi bayi yang terkena paparan radiasi ponsel cukup lama.

Setelah melakukan sejumlah penelitian, kesimpulan sementara adalah paparan radiasi pada ponsel dalam jangka tertentu ternyata dapat menyebabkan bayi yang lahir mengalami dampak negatif pada otak, dan besar terkena risiko ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder). ADHD sendiri merupakan gangguan perkembangan dalam peningkatan aktifitas motorik anak-anak hingga menyebabkan aktifitas anak-anak yang tidak lazim dan cenderung berlebihan.

4. 'Membunuh' Sperma
Para pakar di pusat kesehatan Cleveland Clinic, Amerika Serikat memaparkan, produksi sperma pada pria terpengaruh oleh frekuensi pemakaian ponsel. Semakin lama pria memakai ponsel, semakin besar kemungkinan produksi sperma mengalami gangguan. Kesimpulan tersebut diambil dari penelitian yang dipublikasikan di jurnal 'Fertility and Sterility'.

Para peneliti melibatkan sampel sebanyak 361 pria dalam kurun waktu satu tahun. Menurut Dr. Ashok Agarwal yang memimpin penelitian ini, penurunan produksi sperma ini otomatis berpengaruh terhadap tingkat kesuburan pria dalam menghasilkan keturunan. Ia memaparkan, lelaki yang memakai ponsel dalam waktu empat jam atau lebih tiap harinya, mengalami produksi sperma yang sangat rendah.


Guna mencegahnya, ada 10 tips untuk menghindari radiasi ponsel. Simak kiat-kiatnya sebagai berikut:

1. Jangan gunakan ponsel saat sinyal lemah (rendah). Hal ini menyebabkan ponsel bekerja lebih keras untuk memperoleh koneksi, sehingga menciptakan kemungkinan radiasi lebih besar

2. Jangan gunakan ponsel di ruang yang tertutup, seperti lift dan mobil. Radiasi dapat terjadi saat ponsel mencoba menciptakan koneksi pada sinyal

3. Jangan menelpon saat berkendara. Berbicara di ponsel sambil bergerak dengan cepat membuat ponsel Anda terus berusaha menciptakan sambungan (koneksi) berulang ke menara berikutnya, sehingga melepaskan energi dalam jumlah besar.

4. Batasi penggunaan ponsel. Bicara seperlunya dan sebisa mungkin kirimkan text daripada menelpon.

5. Saat ponsel menyala, jangan menyimpannya dekat bagian tubuh Anda. Badan kita dapat menyerap radiasi yang membahayakan, jadi jauhkan dari anggota badan (termasuk di saku). Terkadang saking besarnya kebutuhan berkomunikasi, sampai-sampai ponsel pun tidur di samping kita. Hal ini sebaiknya dihindari untuk mengurangi kemungkinan terkena radiasi.

6. Gunakan speakerphone. Jika Anda sendiri dan tidak ingin mengganggu orang lain, maka penggunaan speakerphone merupakan cara terbaik karena memiliki jarak aman dari kepala Anda.

7. Jika menggunakan bluetooth, alihkan dari satu sisi ke sisi lainnya. Cara ini adalah untuk menghindari radiasi yang terkonsentrasi di satu sisi. Radiasi bluetooth tetap berisiko walau lebih rendah dari radiasi ponsel.

8. Gunakan headset ferrite bead. Ferrite bead adalah asesoris ponsel yang berfungsi untuk mengurangi radiasi. Kabel yang ada di alat pendengar di ponsel Anda juga dapat menyalurkan radiasi ke telinga. Dengan menggunakan ferrite bead, Anda dapat mengurangi radiasi tersebut.

9. Gunakan airplane mode. Kebanyakan ponsel sekarang ini memiliki fungsi utk digunakan di pesawat udara. Airplane mode meniadakan transmisi nirkabel dan menghentikan risiko radiasi! Jika Anda tidak menggunakan ponsel untuk waktu yang cukup lama, matikanlah atau pilih airplane mode, maka ponsel Anda akan mengonsumsi energi lebih rendah dan menghemat baterai sehingga penggunaannya lebih efisien.

10. Beli ponsel dengan radiasi rendah. Setiap telepon seluler memiliki tingkatan radiasi yang bervariasi, untuk itu Anda perlu mencari informasi produk ponsel beradiasi rendah yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Selain itu, apapun model ponselnya, selalu patuhi cara penggunaannya dengan benar. Produsen ponsel selalu memberikan informasi mengenai cara menggunakan dan membawa ponsel agar konsumen bisa membatasi paparan radiasi.

http://forum.kompas.com/lapak-komputer-gadget/244979-bahaya-radiasi-ponsel-smartphone-anti-radiation-shield-guard-all-mobile-phone.html
http://www.hijauku.com/2012/06/08/10-cara-lindungi-diri-dari-radiasi-ponsel/
Ponsel memiliki banyak sekali fungsi. Apalagi di jaman sekarang ini ponsel tidak hany berguna untuk nelpon dan sms saja, namun memiliki banyak fungsi lainnya. Oleh karena itu pemakaian ponsel memang tidak bisa terhitung lagi mengingat betapa pentingnya gadget ini.
- See more at: http://inti-kesehatan.blogspot.com/2013/08/10-tips-mengurangi-bahaya-radiasi-ponsel.html#sthash.tgRsbScW.dpuf
Ponsel memiliki banyak sekali fungsi. Apalagi di jaman sekarang ini ponsel tidak hany berguna untuk nelpon dan sms saja, namun memiliki banyak fungsi lainnya. Oleh karena itu pemakaian ponsel memang tidak bisa terhitung lagi mengingat betapa pentingnya gadget ini.

Namun tahukah anda bahwa ponsel juga bisa sangat berbahaya bagi kesehatan anda. Sebab ponsel bisa memberikan radiasi pada benda yang ada di sekitarnya termasuk pemakainya. Radiasi ponsel secara jangka pendek memang tidak akan terlihat . namun dalam jangka panjang, ia akan berdampak pada kesehatan. Sebut saja kanker dan penyakit kronik lainnya yang muncul akibat partikel bebas yang disebabkan oleh radiasi. - See more at: http://inti-kesehatan.blogspot.com/2013/08/10-tips-mengurangi-bahaya-radiasi-ponsel.html#sthash.tgRsbScW.dpuf
Ponsel memiliki banyak sekali fungsi. Apalagi di jaman sekarang ini ponsel tidak hany berguna untuk nelpon dan sms saja, namun memiliki banyak fungsi lainnya. Oleh karena itu pemakaian ponsel memang tidak bisa terhitung lagi mengingat betapa pentingnya gadget ini.

Namun tahukah anda bahwa ponsel juga bisa sangat berbahaya bagi kesehatan anda. Sebab ponsel bisa memberikan radiasi pada benda yang ada di sekitarnya termasuk pemakainya. Radiasi ponsel secara jangka pendek memang tidak akan terlihat . namun dalam jangka panjang, ia akan berdampak pada kesehatan. Sebut saja kanker dan penyakit kronik lainnya yang muncul akibat partikel bebas yang disebabkan oleh radiasi. - See more at: http://inti-kesehatan.blogspot.com/2013/08/10-tips-mengurangi-bahaya-radiasi-ponsel.html#sthash.tgRsbScW.dpuf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar